Rabu, 14 Oktober 2009

Keracunan Alkohol Bisa Menyebabkan Kebutaan

Rabu, 14 Oktober 2009
Minum minuman yang beralkohol sangat tidak baik untuk kesehatan. Bahkan bisa merusak system persarafan. Kalau tidak segera ditangani, bisa berujung pada kebutaan permanent.

Akhir-akhir ini banyak sekali ditemukan kasus keracunan alcohol. Seperti yang ditemukan di RSUD dr. Soetomo, Surabaya. Dalam 2 pekan terakhir , terdapat setidaknya 4 pasien yang mengalami gangguan penglihatan akibat keracunan alcohol. Dan yang lebih mengagetkan, para penderita umumnya berusia 20-30 tahun, yang diamana masa-masa tersebut merupakan masa yang produktif.

Salah satu jenis alcohol yang bisa mengakibatkan kebutaan adalah methanol (Methyl alcohol). Bahan tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelarut seperti, pembersih alat rumah tangga, cat, tekstil, plastic. Biasanya sesorang keracunan alcohol karena tidak sengaja terpapar produk yang mengandung alcohol, khususnya methanol. Atau, dengan sengaja mengkonsumsi minuman yang ternyata sudah dioplos dengan methanol. Kita tidak pernah tahu, minuman tersebut telah dioplos dengan apa saja.

Bahan methanol bisa diserap melalui kulit, saluran pernapasan, saluran cerna & terdistribusi ke seluruh tubuh, termasu ke saraf penglihatan dan otak.

Pada fase awal, pasien mengalami gangguan efek narkotik. Yakni gangguan kesadaran dan orientasi sekitar. Selanjutnya, periode laten akibat asidosis metabolis. Itu merupakan efek methanol. Jika tidak segera dibawa ke rumah sakit, efek itu akan berlanjut pada kerusakan saraf pusat dan mata.

Gejalanya, mata bengkak, merah, pupil melebar serta bereaksi terhadap cahaya. Kondisi itu terjadi pada 2 mata. Pasien juag mengeluh penglihatan kabur. Maksudnya, pasien tak bisa melihat cahaya, hanya pergerakan tangan. Kalaupun bisa, pasien hanya mampu melihat dalam jarak 2-3 meter. Jika tidak ada penanganan lebih lanjut, pasien bisa mengalami kebutaan permanen.

Untuk pengobatannya, ada beberapa tahap. Dalam kondisi fungsi respirasi masih berjalan, dokter bisa menekan metabolisme metanol dengan alcohol dehydrogenase. Juga, menjalani cuci darah agar produksi toksik dan metanol cepat keluar dari tubuh.


Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Trilogi | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog